jenis ikan jelawat

Halo kawan semoga kalian baik-baik saja, Hari ini aku akan membagikan informasi tentang jenis ikan jelawat lengkap dengan gambar dan isinya. Sebelum loncat kepada konten jenis ikan jelawat ada baiknya kita simak dulu tentang jenis ikan jelawat tersebut.
jenis ikan jelawat memang sedang laris diperbincangkan saat ini, Mengingat jenis ikan jelawat yang akan saya sebarkan ini sangat lengkap dengan informasi selengkapnya. Dijaman ini banyak sekali teknologi yang sangat canggih, mulai dari Smartphone yang kalian punyai sangat bisa melakukan apa saja di tangan yang kamu pegang itu. Baik itu mencari keanehan,kehebatan,ilmu semuanya ada di tangan kalian.
Konten kali ini juga merupakan bagian dari konten yang sudah banyak di dunia internet yang agan pegang. Tentunya artikel yang akan saya bagikan sangat berbeda dari web yang lainnya, Sangat spesial dan meyakinkan.
Sepertinya tidak perlu berlama lama lagi, langsung saja ke intinya, Berikut informasi jenis ikan jelawat lengkap dengan gambarnya.

Jelawat adalah ikan lokal konsumsi dengan ciri khas tersendiri yang memiliki harga jual cukup tinggi. Bahkan harga jualnya melebihi ikan nila yang begitu populer di masayarakat sebagai menu makanan sehari – hari. Umumnya jelawat adalah ikan yang berada pada habitat perairan sungai atau rawa seperti di pulau Kalimantan.
Bentuk dan ciri tubuh hewan pada umumnya menyesuaikan dengan lingkungannya. Atau kita kenal sebagai bentuk adaptasi. Terutama untuk perlindungan, mencari makanan, dan seksual ikan. Demikian pula denga ikan jelawat yang melakukan adaptasi dengan ciri sebagai berikut:
Perairan umum seperti sungai atau rawa menjadi habitat asli ikan ini. Serta umumnya dapat kita jumpai pada daerah dengan wilayah sungai yang luas dan berarus tenang. Seperti sungai – sungai pulau Kalimantan dan Sumatera. Serta kawasan Asia Tenggara lainnya Malaysia, Thailand dan Kamboja.

Untuk melanjutkan kelangsungan hidup populasinya, jelawat melakukan pemijahan dari pertemuan sel telur dan sperma. Umumnya siklus pemijahannya terjadi selama musim penghujan sebanyak dua sampai tiga kali. Yaitu pada saat permukaaan air sungai sedang tinggi dan menggenangi daerah sekitarnya. Saat pada kondisi tersebut induk ikan akan beruaya ke muara dari anak sungai. Proses pemijahannya pun berlangsung saat kedua indukan jelawat berada pada muara aliran anak sungai.
Sebagai ikan lokal dengan rasa daging yang enak. Ikan jelawat dapat menjadi bahan dasar olahan makanan dengan berbagai variasi menu. Serta dapat pula mejadi insipirasi usaha kuliner olahan ikan denga harga yang cukup tinggi.
Ikan Jelawat
(Leptobarbus hoevenIi) adalah salah satu jenis ikan air tawar lokal yang
digemari oleh masyarakat seperti di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan
Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, dan bahkan di beberapa negara
tetangga seperti Malaysia dan Brunei (Puslitbang Perikanan, 1992). Ikan
tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan menjadi target penangkapan
yang potensial. Di Jambi selain sebagai ikan konsumsi benih ikan jelawat
ditangkap sebagai komoditas ikan hias ekspor.

Menurut
Hardjamulia et al (1991), ikan jelawat dikenal dengan beberapa nama daerah
antaranya: Jelawat (Riau, Jambi, Sumatera Sealatan dan Lampung), Manjuhan
(Kalimantan Tengah), Sultan (Malaysia) dan Plaba (Thailand). Ikan jelawat
berukuran 10-12 cm disebut jelejer di Jambi, Sumatera Selatan dan Lampung,
sedangkan Kalimantan Barat khususnya ditemui jenis ikan mirip bentuknya seperti
jelawat yang dikenal dengan sebutan jelawat batu yang berukuran lebih kecil
dari ikan jelawat, maksimal 1 kg per ekor. Sunarnao (1989), mengatakan bahwa
ikan jelawat tersebar di perairan-perairan sungai dan daerah genangan atau rawa
di Kalimantan, Sumatera serta kawasan Asia Tenggara dan lainya seperti
Malaysia, Thailand dan Kamboja.
Ikan
jelawat memiliki bentuk tubuh agak bulat dan memanjang yang menandakan bahwa
ikan ini termasuk perenang cepat. Kepala bagian sebelah atas agak mendatar, mulut
berukuran sedang, garis literal tidak terputus, pada sirip dada dan perut
terdapat warna merah gurat sisi melengkung agak ke bawah, serta memiliki 2
pasang sungut (Saputra et al., 2016).Ikan jelawat memiliki sisik yang besar -
besar, mempunyai bentuk badan yang memanjang.Mulut jelawat lebar dan di ujung moncong
agak ke bawah, dan dapat dijulurkan ke depan seperti bibir ikan karper
(Rimalia, 2014). Badan ikan jelawat berwarna coklat kehijauan dibagian
punggungnya, dan putih keperakan dibagian perut, sedangkan sirip dan ekor
berwarna merah. Dibandingkan ikan karper
lainnya,ikan jelawat inilebih menarik, karena bentuk tubuhnya. Pada saat benih,
pada sisi badannya ada garis hitam yang memanjang dari kepala ke pangkal sirip
ekor, tetapi pada saat dewasa, garis itu akan hilang (Farida et al, 2015).
Dalam (Santosa, 2019).
Morfologi
ikan jelawat menurut Departemen Kalautan dan Perikanan (2004), Bentuk tubuhnya
yang agak bulat dan memanjang, mencerminkan bahwa ikan ini termasuk perenang
cepat. Kepala sebelah atas agak mendatar, mulut berukuran sedang, garis literal
tidak terputus, bagian punggung berwarna perak kehijauan dan bagian perut putih
keperakan, pada sirip dada dan perut terdapat warna merah, gurat sisi
melengkung agak kebawah dan berakhir pada bagian ekor bawah yang berwarna
kemerah-merahan, mempunyai 2 pasang sungut. Posisi perut terhadap sirip pada abnormal
dan sirip ekor bentuknya bercagak, gurat sisi berada di atas sirip dada
memanjang mulai dari belakang overculum sampai pangkal sirip ekor (Hardjamulia
et al, 1991)






Bagaimana?, mantap bukan artikelnya?. Semoga dengan adanya artikel jenis ikan jelawat tersebut, para pemirsa permasalahannya bisa diatasi dan terhibur berkat adanya tulisan ini.
Sekian dari saya, Semoga artikel tentang jenis ikan jelawat tersebut bisa bermanfaat bagi agan semuanya. Ending kata. Thanks untuk semuanya.